Kedai Galileo Galilei

Louise Pasteur mengajak Isebel untuk berjalan-jalan disekitar rumah. Mereka berjalan ke Townsquare dan berhenti di kedai kopi bernama Galileo Galilei. Di kedai ini, mereka memesan dua buah hamburger dobel cheese dan dua cangkir kopi hangat. Dari kejauhan muncul seorang pengemis memakai jam merk Aristotle dan memanggil pelayan untuk menyiapkan nasi timbal kesukaannya. Pengemis ini membuka belanjaannya di toko Euclid di seberang jalan. Ia mengeluarkan sebuah pensil warna Fabel Castle. Anaknya, Moses, membutuhkan pensil warna ini untuk menghias mebel. Moses ditugaskan oleh si bos, Charles Darwin untuk nambal meja makan. Saat Pasteur dan Isebel sedang menikmati hidangannya, datang bos ganja bernama Shih Huang Ti dan rombongannya berjubel memenuhi kedai kopi ini. Augustus Caesar, pemilik kedai kopi, keluar dan melayani rombongan ini. Ia menyambut mereka dan memberikan buku menu dan label harga untuk si bos besar. Salah satu anak buah si bos, Nicolaus Copernicus, memesan ayam sambel ijo dan es teh manis.Segera sang pemilik kedai memanggil Antoine Laurent Lavoisier yang sedang memasak di dapul untuk menyiapkan pesanan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s