Innovative, Creative, and Extraordinary

 

Nintendo Co., Ltd. adalah perusahaan yang keren dan super inovatif. Nintendo Co. Ltd. adalah perusahaan multinational yang bergerak di bidang konsumer  elektronik yang berlokasi di Kyoto, Jepang. Perusahaan ini adalah perusahaan game terbesar dilihat dari besar pendapatannya. Perusahaan ini didirikan oleh Fusajiro Yamauchi pada tanggal 23 September 1889. Nintendo pernah menciptakan perusahaan lain seperti taksi dan hotel, tapi games lah yang memberikan keuntungan terbesar sehingga perusahaan ini akhirnya menfokuskan diri ke arah game.

Sekarang ini, perusahaan Nintendo dipimpin oleh Satoru Iwata sebagai President; Tatsumi Kimisima sebagai Chairman; Reggie Fils-Aime sebagai President NoA; Conrad Abbot sebagai President Canada; dan Satoru Sibata sebagai President Europe. Nintendo telah mengalami berbagai perubahan bentuk logo untuk menyesuaikan dengan target marketnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Banyak inovasi yang sudah dilakukan perusahaan nintendo untuk bertahan dari pesaing-pesaingnya di dunia games. Inovasi-inovasi ini terbagi dalam empat kategori, yaitu : inovasi teknologi, inovasi proses, inovasi produk, dan inovasi model bisnis.

1. Inovasi Teknologi

Inovasi di bidang teknologi dapat dilihat dari skema diatas, untuk lebih jelasnya, dibawah ini perkembangan teknologi dari tahun ke tahun sebagai bentuk inovasi perusahaan Nintendo

1889 – Nintendo menjual produk pertamanya berupa playing card yang diberi nama Hanafuda, untuk mendongkrak penjualannya, Fusajiro Yamauchi mengadakan ‘Nintendo Cup’.

1933 – Nintendo menerbitkan perusahaan terbuka sehingga setiap orang dapat memiliki saham Nintendo, perusahaan ini dinamai Yamauchi Nintendo & Co.

1959 – Cucu dari Fusajiro Yamauchi, Hiroshi Yamauchi berangkat ke Amerika untuk menemui perusahaan Disney dan mengajak kerjasama. Yamauchi ingin memasuki market anak-anak dengan menaruh karakter disney pada playing card yang diterbitkan. Sejak saat itu, penjualan playing card naik drastis.

1963 – Perusahaan berganti nama menjadi Nintendo Co., Ltd. dan mulai memproduksi games sebagai tambahan dari playing card

1966 – Perusahaan mengalami penurunan penjualan dari playing card dan memulai teknologi baru dalam dunia games. Perusahaan Nintendo mulai berganti arah ke industri mainan Jepang yaitu ‘Ultra Hand’, semacam perpanjangan lengan yang dikembangkan oleh Gunpei Yokoi. Yokoi akhirnya diangkat menjadi product developer yang sebelumnya menjabat sebagai maintenance. Dari sini bermunculan berbagai ide yang dikembangkan menjadi mainan yang laris, yaitu ‘Ultra Machine’, ‘Love Tester’, dan seri Kousenjuu light gun games.

 

1973 – Dengan munculnya berbagai pesaing di dunia games, Nintendo mengkhususkan produk-produknya ke family entertainment. Nintendo memproduksi ‘Laser Clay Shooting System’, yang menggunakan teknologi light gun yang sama dengan seri Kousenjuu seperti yang sebelumnya.

1974 – Pada tahun ini Nintendo memasuki era elektronik. Nintendo mengembangkan image-projection system dan menggunakan 16mm film projector dalam amusement arcades. Perusahaan ini mulai mengekspor archade machine ke Eropa dan Amerika. Nintendo memasuki video-gaming industry dan memiliki hak penuh dalam mendistribusi ‘Magnavox Odyssey video game console’ di Jepang.

1975 – Nintendo memulai produksi video arcade game industry dan bekerja sama dengan EVR Race.

1977 – Nintendo mulai memproduksi hardwarenya sendiri, dengan color TV game home video game consoles. Empat verso dari konsol ini diproduksi, maxing-masing memiliki variasi tersendiri (contohnya, Color TV Game 6 versi dari Light Tennis). Pada tahun ini, perusahaan memproduksi home-use video games bekerja sama dengan Mitsubishi Electric menghasilkan ‘TV game 15’ dan ‘TV game 6’.

1980 – Nintendo memperkenalkan ‘Game & Watch’, sebuah seri handheld video game  yang tiap gamenya mempunyai peralatan yang terpisah.

1981 – Nintendo mengembangkan dan mendistribusikan coin-operated video game ‘Donkey Kong’. Produk ini membawa kesuksesan besar bagi penjualan hardware yang sudah mulai diproduksi pada tahun 1977.

1982 – Game & Watch menggunakan screen ganda dan akhirnya diperbaharui dalam Nintendo DS.

 

1983 – Nintendo memperkenalkan Family Computer yang disingkat dengan Famicom. Famicom dikenal diluar Jepang dengan nama Nintendo Entertainment System (NES). NES ini adalah home video console di Jepang.NES ini yang akhirnya melahirkan Stellar software yang akhirnya mendobrak penjualan Nintendo dengan produknya yaitu Excitebike, Super Mario Bros. dan Metroid
to The Legend of Zelda dan Punch-Out.

 

1984 – Nintendo mengembangkan dan memulai menjual coin-operated video game bernama ‘VS. system’. VS system memiliki twin-screen yang interaktif.

1989 – Sukses dengan game & watch, Nintendo memperkenalkan dunia dengan teknologi handheld game console yang dinamakan ‘The Game Boy’, portable yang pertama , handheld game system dengan interchangeable game cartridges. Nantinya Game Boy berkembang menjadi Game Boy line yang memiliki screen ganda dan microphone.

 

1990 – Super Famicom diperjualbelikan dan meraup keuntungan yang besar. Super Famicom merupakan Nintendo’s console of the 16-bit 4th generation.

1994 – Super game boy accessory dijual ke pasaran

1996 – Nintendo 64 diperjualbelikan bersama video game populernya yaitu Super Mario Bros 64. Super Mario Bros 64 mendapat julukan “the greatest video game of all time.” Nintendo 64 memiliki fitur kemampuan 3D graphics dan built-in multiplayer sampai empat pemain. Kontrol system menggunakan analog stick.

2001 – Game Boy Advance diperkenalkan bersama first-party favorites seperti Super Mario Advance dan F-Zero: Maximum Velocity. Penjualannya sangat pest dan mendongkrak pendapatan Nintendo. Game Boy Advance mempunyai perkembangan fitur dengan technical specifications mirip dengan SNES (Super NES atau Super Famicom). Lightingnya sudah lebih bagus dan ukurannya lebih ramping.

 

2004 – Pada bulan Januari, dunia diberitakan dengan munculnya  Nintendo’s ‘mystery system’: Nintendo DS, sebuah handheld yang dual-screened dengan Touch Screen technology. Nintendo DS memiliki karakter yang sama dengan Game Boy line, yaitu memiliki dua screen dan microphone, namun ada yang membedakan yaitu touch-sensitive lower screen. Kemudian muncul Nintendo DS Lite dengan desain yang lebih ramping dari Nintendo DS. Kumidian muncul lagi Nintendo DSi dengan fitur screen yang lebih luas dan dual-camera.

 

2007 – Muncullah teknologi terbaru dalam dunia games yaitu Nintendo wii. Nintendo Wii menggunakan teknologi inframerah untuk berkomunikasi dengan remote control nirkabel, dan itu adalah remote control Nintendo Wii yang memisahkannya dari yang lain. Remote Nintendo Wii – dikenal secara resmi sebagai Wiimote – adalah, nirkabel genggam, remote control yang memiliki tombol konvensional dan satu fitur yang tidak konvensional dan revolusioner, yaitu indera gerakan. The Wiimote memiliki kemampuan penginderaan posisinya dalam ruang tiga dimensi. Hal ini memungkinkan pemain untuk berinteraksi dengan Nintendo Wii dengan cara bahwa tidak ada sistem permainan lain yang memungkinkan. Gerakkan lengan pemain ke atas dan karakter dalam permainan bergerak naik. Putar tangan pemain dan hal yang sama terjadi dalam permainan. Nintendo Wii membuat pemain menjadi bagian dari tindakan. Sekarang pemain bisa bergerak, melompat, berayun, dan bertindak bersama dengan karakter permainan seperti Anda adalah salah satu dari mereka.

 

 

2010 – Pengenalan Nintendo DSi XL di Eropa. Nintendo Dsi XL memiliki tampilan layar lebih besar 90% dari Nintendo DS.

 

2011 – Nintendo 3DS diperkenalkan. 3DS merupakan bush karya eksperimen dari Nintendo. Nintendo 3DS menggunakan proses auto stereoscopy untuk menghasilkan stereostopic three-dimensional effect tanpa kacamata khusus.

 

2. Inovasi Produk

Untuk produk, Nintendo telah menghasilkan berbagai macam produk dan mengembangkan produk-produknya menjadi lebih baik sehingga dapat bersaing di pasaran.

– Playing Card

Playing card pertama diciptakan untuk remaja dan dewasa, lalu setelah berbagai pemikiran dan pertimbangan, mereka menemukan ide untuk masuk ke target market anak-anak dengan menggandeng perusahaan disney.

 

 

– Light gun games

Produk pertamanya adalah Kousenjuu series, lalu berkembang menjadi Laser Clay Shooting System, lalu kemudian dikembangkan menjadi light gun shooter game Wild Gunman.

 

 

 

– Magnavox Odyssey video game console

Produk pertamanya adalah Color TV games. Dari sana 4 versi dari color games telah diproduksi, tiap versi memiliki variasi single gamenya.

 

– Video arcade game

Produknya bernama EVR Race. Game ini kemudian terkenal karena game ‘Donkey Kong’.

 

– Handheld video game

Produk pertamanya adalah game & watch. Sukses dengan game & watch, Nintendo memproduksi Game Boy yang menjadi best-selling selama 1 dekade. Dari sini muncul perkembangan dari Game Boy yaitu Game Boy Pocket, Game Boy Light, dan Game Boy Color. Game Boy Advance lalu diciptakan mengikuti teknologi yang digunakan oleh Super Nintendo Entertainment System (SNES).

 

– Family computer

Disingkat dengan Famicom, untuk diluar Jepang, Famicom lebih dikenal dengan nama Nintendo Entertainment System (NES). NES didukung dengan game Super Mario Bros yang menjadi ikon kesuksesan Nintendo karena sebutannya sebagai ‘the best-selling video games of all time’. Sukses dengan NES, Nintendo meproduksi Super Nintendo Entertainment System (SNES). Ini adalah konsol Nintendo dari 16-bit 4th generation, melanjutkan Famicom dengan 8-bit 3rd generation.

– 3D graphics and multiplayer video game

Produk pertamanya adalah Nintendo 64. Kontrolernya adalah analog stick. Nintendo kemudian memperkenalkan Rumble Pak, asesoris dari Nintendo 64 yang memberikan force feedback dengan game yang ada. Nintendo GameCube menjadi produk setelahnya yang menggunakan optical disc storage menggantikan cartridge yang digunakan Nintendo 64.

– Touch-sensitive lower screen video game

Produk pertamanya adalah Nintendo DS. Sebenarnya produk ini merupakan perubahan dan perbaikan dari Game Boy. Karena kesuksesan Nintendo DS, muncullah Nintendo DS Lite dengan ukuran yang lebih ramping. Kemudian muncul Nintendo DSi dengan layar yang lebih luas dari DS dan double cameras. Lalu muncul lagi Nintendo DSi XL yang memiliki layar 90% lebih lebar dibanding DS. Teknologi terbaru yang sekarang ada dipasaran adalah Nintendo 3DS yang menggunakan teknologi 3D tanpa harus menggunakan kacamata khusus.

 

– Motion Sensing Controller

Produknya bernama Wii. Wii ini akhirnya menghasilkan produk-produk tambahan yang mendukung permainan dan fungsi utama Wii seperti Wii Balanced Board, Wii Classic Controller, Wii Motion Plus, Wii Nunchuk, Wii Remote, Wii Speak, Wii Vitality Sensor, Wii Wheel, Wii Zapper.

 

– Game yang mendukung penjualan hardware Nintendo.

Ada beberapa game yang sukses mendukung penjualan hardware Nintendo, seperti : Mario, Zelda, Donkey Kong, Metroid, Kirby, and Sonic. Semua karakter – karakter ini mengalami perkembangan desain, dari yang simpel ke semakin kompleks. Ini semua dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk, bersaing di pasaran, meningkatkan antusiasme masyarakat, serta mengikuti teknologi terbaru.

 

3. Inovasi Proses

Dahulu produksi produk-produk yang tidak ramah lingkungan dan susah di daur ulang. Namun dengan adanya isu-isu tentang pemanasan global dan green company, Nintendo berusaha mengikuti peraturan produksi yang ada. Mereka megolah limbah dengan baik dan menggunakan bahan produk yang ramah lingkungan. Proses produksi dipikirkan matang sehingga tidak menembus batas toleransi pembuangan karbon. Nintendo juga semakin memperketat pengawasan software agar tidak ada penyimpangan gambar berupa pornografi, rasis, atau kekerasan. Nintendo juga semakin memperketat pengawasan pasar untuk mencegah pencurian kekayaan intelektual dan pemalsuan. Nintendo akan menindak tegas segala kejahatan intelektual.

 

4. Inovasi Bisnis Model

Nintendo adalah perusahaan yang berani melakukan perubahan besar. Berangkat dari perusahaan penjual playing card, Nintendo berani merubah haluan walaupun sukses dalam penjualan playing card. Saat masih berkecimpung di bisnis playing card, Nintendo berani mengubah strategy dan target marketnya dal am waktu yang singkat. Awalnya, target market playing card adalah remaja dan dewasa. Nintendo mendongkrak penjualan dengan mengadakan ‘Nintendo Cup’. Strateginya cutup berhasil. Namun hebatnya, Nintendo selalu mengawasi pergerakan dan antusiasme penjualan produk dipasaran. Saat Nintendo merasa ada penurunan penjualan, Nintendo segera mencari solusi dan berani mengambil resiko merubah bisnis model dengan menjadikan target marketnya adalah anak-anak. Strategi yang digunakan juga merupakan lompatan yang hebat karena Nintendo dapat menggandeng perusahaan disney supaya mendapatkan lisensi untuk menerbitkan kartu bergambar karakter disney dibagian belakang untuk menarik minat anak-anak. Saat antusiasme target market semakin merosot, Nintento kembali mencari solusi dan melakukan lompatan tepat dengan memulai bisnis di bidang industri mainan Jepang. Sebelum masuk ke bisnis ini, Nintendo sempat merambah ke bisnis taksi, hotel, TV network, dan perusahaan makanan. Namun Nintendo melihat kesempatan di dunia industri mainan Jepang. Awalnya industri mainan Jepang ini memberikan keuntungan yang baik bagi Nintendo. Namun lama kelamaan Nintendo merasa bahwa bergerak di industri ini tidak memberikan kemajuan pesat bagi industri karena banyaknya persaingan. Akhirnya pelan tapi pasti Nintendo mulai meninggalkan bisnis mainan Jepang dan memulai bisnis video game yang akhirnya membawa kemajuan pesat bagi Nintendo. Nintendo merupakan pioneer dari video game, walau begitu, setelah lama berjalan, banyak pesaing yang muncul. Nintendo dituntut untuk selalu memberikan inovasi teknologi dan produk untuk dapat bersaing.

 

5. Saran

Saran saya terhadap perusahaan ini adalah memajukan image Nintendo serta revenue dari Nintendo dengan membangun Nintendo Land. Sehingga masyarakat kembali mengenal dan semakin menyukai perusahaan ini. Nintendo berpotensial untuk membuat amusement park seperti Disney Land. Nintendo memiliki karakter-karakter yang dicintai anak-anak. Dengan teknologi mainan yang ada, anak-anak dapat bermain dan menikmati wahana-wahana Nintendo Land. Dengan ini, bisnis hotel yang dulu pernah ada dapat dikembangkan. Serta, nintendo dapat mengangkat karakter Mario yang menjadi ikon sukses Nintendo ke acara TV anak-anak yang dikemas dengan baik. Dengan ini, TV show dapat menjadi ajang promosi serta menciptakan brand yang lebih kuat untuk Nintendo.

 

 

Referensi

http://hmv.com/hmvweb/navigate.do?pPageID=5297

http://en.wikipedia.org/wiki/Nintendo

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s