Business Model of Disney Channel

Disney Channel adalah salah satu program televisi yang menayangkan berbagai acara yang menarik untuk anak-anak usia 2 tahun ke atas. Disney Channel memiliki segmen pelanggan yang tersegmentasi. Oleh karena itu, Disney Channel mempunyai beberapa anak perusahaan seperti  Disney XDDisney JuniorDisney CinemagicHungama TV and Radio Disney yang memiliki segmen penonton masing-masing.  Disney Channel sendiri lebih memprioritaskan acaranya untuk anak remaja dengan usia 9-14 tahun. Sedangkan Disney Junior lebih memprioritaskan acaranya untuk anak balita usia 2-5 tahun.

Mari kita lihat business model dari Disney Channel :

Customer Segment : Untuk apakah Disney Channel menciptakan nilai? Siapaka pelanngan terpenting Disney Channel? Secara umum, customer disney memasuki segala usia. Customer Disney Channel sangat bervariasi umur, jenis kelamin, dan kebangsaannya. Namun semua dikemas dengan pasar yang tersegmentasi. Disney Channel mensegmenkan customer ke dalam segmen remaja usia 9-14 tahun. Selain itu segmen lain adalah orang tua dari si remaja. Orang tua disini pasti ingin tahu acara apakah yang ditonton anak-anaknya. Dan mereka yang berhak mengatur acara mana yang bioleh ditonton anak remajanya dan mana yang tidak.

Value Proposition : Nilai apakah yang diberikan Disney Channel kepada pelanggan? Kebutuhan pelanggan mana yang dipenuhi? Gabungan produk dan jasa apa yang ditawarkan kepada setiap segmen pelanggan? Disney Channel menghadirkan acara-acara televisi yang menarik bagi remaja. Remaja jaman sekarang menyukai musik, suka mengidolakan sosok figur terkenal, kisah cinta yang menarik, dan komedi. Disney Channel menghadirkan acara-acara untuk remaja yang mengangkat isu-isu tadi. Dikemas dengan menarik, dan aman untuk ditonton para remaja sehingga orang tua tidak perlu khawatir dengan tontonan anaknya.

Channels : Melalui saluran manakah segmen pelanggan ingin dijangkau? Disney Channel dapat ditonton dengan berlangganan TV kabel. Saluran terdiri dari 5 fase utama yaitu : fase kesadaran, fase evaluasi, fase pembelian, fase penyampaian, dan fase purna jual. Untuk fase kesadaran, Disney Channel mempromosikan dirinya dengan mengadakan event-event musik disney yang menampilkan artis-artis disney channel. Disney Channel dapat menggunakan Disney Land untuk media promosi dari artis-artis ini sehingga masyarakat sadar adanya Disney Channel. Untuk fase evaluasi, pembelian, penyampaian, dan purna jual, DIsney Channel menggunakan saluran mitra yaitu perusahaan TV kabel untuk menyampaikan value propositionnya kepada customer. Jadi kesimpulannya, Disney Channel menggunakan paduan saluran sendiri dan saluran mitra. Saluran sendiri dengan event-event musik disney. Serta saluran mitra yaitu kerja sama dengan perusahaan TV kabel yang ada.

Customer relationship : Jenis hubungan apakah yang ingin dibangun? Disney Channel ingin memberikan pelayanan terbaik bagi segmen remaja dan segmen orang tua. Disney Channel membuat acara-acara filmnya dengan teknologi canggih dan menghasilkan film kualitas HD. Ia juga membuat program film dengan no advertisement di penayangan film-filmnya, adapun iklan biasanya setelah film usai tayang. Disney Channel juga menampilkan acara 24 jam per hari. Disney Channel juga membangun komunitas-komunitas penggemar artis Disney Channel yang bergenre musik sehingga disitu para penggemar mendapat berita event-event konser musik disney yang akan diadakan, serta profil dan kesempatan meet n greet dengan artis idolanya.

Revenue Streams : Bagaimanakah pembayaran dari customer? Revenue didapat dari biaya berlangganan, Disney stock, biaya penggunaan, dan Lisensi. Biaya langganan dibayarkan dari customer kepada pihak perusahaan TV kabel. Lalu perusahaan TV kabel yang mempunyai hak menayangkan Disney Channel akan membayar sejumlah uang kepada Disney Channel. Disney stock yang semakin naik dari tahun ke tahun juga menjadi revenue dari Disney Channel. Para investor semakin tertarik untuk menanamkan modal di Disney dan menjadi pendapatan dari Disney Channel. Biaya penggunaan seperti iklan di akhir acara juga menambah pendapatan dari Disney Channel. Selain itu, lisensi dari perusahaan lain yang ingin menggunakan figur-figur artis Disney Channel juga harus membayar sejumlah uang ke Disney Channel.

Key Resources : sumber data utama apakah yang dibutuhkan value proposition, channel, customer relationship, and revenue streams of Disney channel? Sumber daya utama dapat dikategorikan sebagai berikut : fisik, intelektual, manusia, dan financial. Untuk fisik, Disney channel memiliki asset fisik seperti mobil, bangunan lokasi syuting, video camera yang komprehensif, peralatan syuting, tempt rekaman musik, dll. Untuk intelektual, Disney Channel mempatenkan artis-artis disneynya ke dalam kontrak kerja selama beberapa tahun. Disney channel juga mempatenkan film-film yang dibintanginya sehingga perusahaan yang ingin mencantumkan foto-foto artis atau posternya harus membayar fee ke Disney. Untuk manusia, artis-artis, produser, perancang lagu, pemain musik, narator, pengisi suara, translator, dan segenap kru pembuatan acara manjadi sumber daya manusia dari perusahaan Disney. Selanjutnya artistik team dan management team dari acara-acara Disney juga menjadi sumber daya manusia. Untuk financial, Disney stock, pinjaman bank, dana dari rekanan perusahaan adalah sumber daya finansial dari Disney channel.

Key Activities : Apa sajakah aktivitas-aktivitas kunci yang dilakukan Disney Channel? Aktivitas-aktivitas utama dari Disney Channel yaitu produksi. Aktivitas ini berupa perancangan ide film-film,dan produksi film itu sendiri.

Key Partnership : Siapa sajakah mitra utama Disney Channel? Siapa saja pemasok utama? Untuk melakukan optimisasi skala ekonomi, Disney Channel melakukan outsourcing. Outsourcing yang dilakukan disney seperti kerjasama dengan perusahaan Sony dalam melakukan perekaman suara dan produksi CD, DVD, serta dalam pendistribusian hasil produksi Disney. Disney juga terkadang melakukan outsourcing dengan event organizer dalam event-event musik besarnya. Outsourcing juga dilakukan Disney dalam perekaman suara dan penampilan suara seperti dengan perusahaan Dolby. Disney juga bekerjasama dengan perusahaan penayangan film seperti cinema21, blitzmegaplex, dll. Outsourcing lainnya seperti merchandise, poster-poster artis, dll juga dilakukan Disney dengan berbagai perusahaan rekanan. Disney juga melakukan pengurangan resiko dan ketidakpastian dalam kemitraannya. Disney mulai memasuki pasar   3D dan blu-ray. Bukan sesuatu yang tidak biasa bagi disney dan pesaing-pesaing disney untuk membentuk aliansi strategis dalam satu area sambil tetap bersaing di area lainnya. Disney Channel menampilkan produksi-produksi dengan kualitas 3D dan blu-ray dengan menggandeng production house lain seperti starworld, HBO, dll untuk menggunakan juga kualitas ini. Hal ini dilakukan supaya provider elektronik, bioskop, perusahaan TV kabel meningkatkan layanannya serta teknologinya supaya bisa compatible dengan kualitas baru ini.

Cost structure : Biaya apa saja yang ada dalam Business Model Disney Channel? Biaya yang terkait dalam bisnis model Disney Channel adalah biaya tetap, dan biaya variabel. Untuk biaya tetap, yang termasuk adalah : gaji para kru dan artis yang bekerja di Disney Channel, uang sewa peralatan yang dileasing oleh Disney Channel, fasilitas-fasilitas perusahaan yang diberikan demi kenyamanan kerja. Biaya variable terdiri atas biaya yang dikeluarkan khusus saat event-event musik, biaya tambahan dalam perencanaan acara-acara baru dan pemasarannya.

Key PartnersOutsourcing : Sony, Event organizer, Dolby, Pixar, Cinema 21, Blitzmegaplex, penyiar lain, perusahaan pembuat merchandise dan percetakan poster

Pengurangan resiko : HBO, Starwold, fchannel, dll.

Key ActivitiesProduksi berupa perencaan ide film dan event, serta produksinya. Value PropositionsAcara televise yang menarik bagi remaja dengan isu-isu : musik, kisah cinta yang menarik, pembentukan karakter figure idola yang menarik, serta komedi. Customer RelationshipFilm kualitas HD

Tidak ada iklan ditengah film

Acara 24 jam sehari

Membangun komunitas penggemar artis Disney Channel

Customer SegmentsRemaja usia 9-14 tahun dari seluruh dunia

Orang tua dari remaja tersebut

Key ResourcesFisik : kendaraan, lokasi syuting, video kamera, peralatan syuting, tempat rekaman music, dll.

Intelektual : Hak paten artis-artis Disney, film-film

Manusia : artis-artis, produser, perancang lagu, pemain musik, narator, pengisi suara, translator, segenap kru pembuatan, artistik team dan management team

Finansial : Disney stock, pinjaman bank, dana investor dan rekanan perusahaan

ChannelSaluran sendiri : Event-event music Disney Channel

Saluran mitra : Kerjasama dengan perusahaan TV kabel dan penyiar lainnya.

Cost StructureBiaya tetap : gaji kru dan artis, uang sewa peralatan, fasilitas penunjang kinerja

Biaya variable : biaya event-event music, biaya perencanaan acara baru serta pemasarannya.

Revenue StreamBiaya berlangganan

Disney Stock

Biaya penggunaan

Lisensi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s